DAMPAK NEGATIF WAHABI PADA MASYARAKAT

Nur Fadila

Abstract


Wahabi adalah aliran dalam Islam yang ditunjukkan kepada pengikut Muhammad bin Abdul Wahhab sebagai bentuk reformasi ajaran Islam di Arab Saudi yang “ultra-konservatif”, “keras”. Adapun inti dari ajarannya adalah mengembalikan ajaran Islam pada Al-Qur’an dan hadist. Selain itu, gerakan ini juga memiliki  misi utama untuk membersihkan ajaran Islam dari praktik bid’ah, syirik, dan khufarat. Akan tetapi mereka memiliki pengertian, pemahaman dan pendapat yang melenceng dari Al-Qur’an dan hadist sehingga banyak dari ulama’ menentang secara besar – besaran dakwahnya.  Adapun dampak negatif dari pemikiran Wahabi tentu  tidak akan pernah ada habisnya, dari waktu ke waktu selalu ada kasus yang terjadi akibat penyimpangan yang bermula dari ajaran Muhammad bin Abdul Wahhab diantaranya: larangan berziarah, merayakan maulid Nabi Muhammad Saw. dan larangan bertawassul. Jurnal ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan wawasan terhadap dampak  negatif dari pemikiran Wahabi, terutama untuk mengetahui lebih dalam mengenai pengaruh buruk yang dapat ditimbulkan dari dari pemikiran-pemikiran golongan Wahabi tersebut. Dari sini dijabarkan mulai dari pengertian Wahabi,  pandangan ulama terhadap Wahabi, ciri-ciri Wahabi, sejarah Wahabi, serta dampak negatif apa saja yang ditimbulkan oleh pemikiran Wahabi terhadap masyarakat. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan studi pustaka. Adapun hasil dari penelitian ini adalah dampak dari  pemikiran dan dakwah golongan Wahabi harus umat Islam hindari, karena dapat menimbulkan pemikiran-pemikiran yang radikal yang menyebabkan seseorang menjadi kafir.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.