PENINGKATAN KUALITAS LIMBAH SERAT KAYU MELALUI PROSES SCOURING SEBAGAI BAHAN NON WOVEN

FARAH MAIMUNAH

Abstract


Kayu merupakan kekayaan alam yang berasal dari hutan. Kayu memiliki karakteristik yang unik dan tidak dapat ditiru oleh bahan lain. Namun, seringkali ditemui limbah serat kayu yang berasal dari industri meubel. Dari limbah tersebut, sebagian dibuang di sembarang tempat sehingga memicu pencemaran lingkungan. Maka dari itu, peneliti ingin menunjukkan bahwa adanya metode scouring yang tepat untuk mengolah dan memanfaatkan limbah serat kayu tersebut. Dengan adanya penelitian ini, peneliti ingin mengetahui apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi proses scouring dari limbah serat kayu dan bagaimana cara pembuatannya.

Penelitian ini bersifat kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif dan juga dokumentasi sebagai proses pengumpulan data. Serta menggunakan reduksi data yang merangkum hal-hal penting dan membuang yang tidak perlu, adapun penyajian data yang berupa uraian singkat, bagan, hubungan antar kategori dan sejenisnya. Dan terakhir menarik kesimpulan yakni tinjauan ulang terhadap catatan lapangan, tukar pikiran teman sejawat untuk mengembangkan kesepakatan intersubjektivitas. Dari penjelasan diatas ditemukan bahwa faktor yang mempengaruhi yakni suhu, waktu pengerjaan, dan zat pemasak. Caranya dengan pemisahan serat yang diberi zat terlebih dahulu lalu di panaskan pada suhu mendidih untuk menghilangkan kotoran dari serat.

References


Nova. Peningkatan Kualitas Limbah, 2012.

Peter, Jacob. Material Kunder Furzimmerleute. Malang: Richterswil, 1994.

https://www.bahankain.com/2021/06/11/mengenal-jenis-kain-non-woven-dalam-industri-tekstil.html (diakses bulan November, 2021)

https://borosh.blogspot.com/2014/02/proses-pemasakan-scouring-smk-tekstil.html (diakses bulan Februari, 2014)

http://disk.jurusan teknik industri.pdf (diakses bulan September, 2012)

https://www.kajianpustaka.com/2013/03/limbah-kayu.html (diakses bulan Maret, 2013)


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.