NILAI-NILAI KEPESANTRENAN DALAM NOVEL NEGERI 5 MENARA
Abstract
Nilai-nilai kepesantrenan yang ada di pesantren harus diperhatikan karena merupakan proses pembentukan akhlak yang baik dan bisa memperdalam agama. Bukan hanya pendidikan dan pembelajaran yang ada di pesantren seperti Pendidikan formal. Novel tidak hanya berisi tentang fiksi, tetapi pembelajaran tentang nilai-nilai kepesantrenan yang terkandung dalam novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi diasumsikan karena memiliki pesan pembelajaran tentang nilai-nilai kepesantrenan, karena pembahasan ini adalah untuk mendeskripsikan apa saja nilai-nilai kepesantrenan yang ada di dalam novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pendekatan dan jenis penelitian, sumber data dari data primer dan data sekunder, sedangkan metode yang dilakukan yaitu interpretasi, deskriptif, dan dokumentasi. Keabsahan data diperoleh dari validitas semantik, dalam hal ini instrument yang digunakan adalah peneliti itu sendiri, artinya peneliti melakukan pembacaan dan penganalisisan terhadap sumber data secara berulang-ulang sampai ditemukan kepastian dan kemantapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Negeri 5 Menara memiliki lima dimensi yaitu nilai kepesantrenan, nilai agama, keikhlasan, kesederhanaan, dan Pendidikan. Nilai kepesantrenan memiliki empat varian yaitu berguna, bernilai baik atau benar, mengandung objek atau keinginan yang menimbulkan sikap atau predikat, dan Lembaga yang dipercayai masyarakat dalam menuntut ilmu dan memperdalam agama.
References
AR, Muchson, dan Samsuri. Dasar-Dasar Pendidikan Moral. Jakarta: PT. Falcon, 2017.
Fuadi, Ahmad. Negeri 5 Menara. Jakarta: PT. Falcon, 2017.
Kuswandi, Iwan. Karekter Ulama Pesantren. Yogyakarta, 2019.
Mun’im Muhtadi abdul. 2014. Metodologi penelitian untuk pemula. Sumenep: Pusat studi islam.
pdf-Adober://Pendidikan Khas Pesantren, Jakarta: KH. Hasyim, diakses pada tanggal 7 Desember 2015
Refbacks
- There are currently no refbacks.


